Ikhlas

Khutbah jumat Setiap amal perbuatan manusia butuh ikhlas sebagai pra-syarat diterimanya amal kebaikan tersebut di hadapan Allah swt. ikhlas dalam arti, beramal jernih, semata-mata hanya karena Allah swt. Tanpa ada campuran keterpaksaan, tekanan atau mendongkrak popularitas belaka. Perbuatan yang dilakukan atas dasar pencitraan diri menjau dari predikat al-mukhlisin (orang yang ikhlas).

Tanpa ikhlas seluruh amal menjadi sia-sia belaka, hanya memberatkan fisik tanpa ada atsar sedikitpun dalam psikis, secara lahiriyahnya mengerjakan tetapi kondisi bathiniyah meronta menolak perbuatan tersebut. Ibnul qoyyim al Jauziyah membuat perumpamaan kondisi orang-orang yang beramal tanpa di dasari rasa ikhlas bagaikan musyafir yang mengisi kantong perbekalannya dengan kerikil dan pasir, hanya memberi beban berat tapi tidak membawa manfaat”.

Kondisi seperti ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur perbedaan orang munafik dan mukmin, orang munafik melakukan tetapi sebatas lahiriyahnya saja, sedangkan mukmin sejati melakukan amal perbuatan tembus sampai ke dalam lubuk hatinya, lebih lanjut Ibnul Qoyyim mengatakan

لو نفع العلم بلا عمل لما ذم الله سبحانه أحبار أهل الكتاب ، ولو نفع العمل بلا إخلاص لما ذم المنافقين .
andaikan ilmu bisa manfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta Ahli kitab. Dan andaikan ilmu itu bisa bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.

Hadirin Sidang Jumat rahimakumullah
Ikhlas menjadi salah satu benteng sakti paling kokoh terhadap gempuran musuh terbesar hatta Iblis sekalipun. Secara terang-terangan Iblis sendiri mengakui, bahwa semua manusia akan tergelincir kecuali hamba Allah yang ikhlas, pernyataan Iblis tersebut diabadikan di dalam firman Allah, (QS. Al-Hijr: 39-40).

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ. إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma`siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka".

Mari bentengi hati ini dengan benteng ikhlas, tanamkan secara kokoh di dalam hati bersama keimanan, karena keduanya yakni Iman dan Ikhlas harus selalu bersamaan dalam melakukan apa saja. Dalam dan dangkalnya iman seseorang hanya diketahui oleh sang mpu-nya orang tak mampu mengukur secara pasti keikhlasan seseorang.

Hadirin Rahimakumullah
Antara iman dan ikhlas harus selalu berdampingan dalam melakukan amal perbuatan, iman bak jasadnya sedangkan ikhlas bagaikan ruh-nya. Amal perbuatan tanpa didasari ikhlas, maka amal perbuatan seseorang tertolak. Sebagaiman sabda Rasul saw.

إن الله لا يقبل من العمل إلا ما كان له خالصاً وابتغي به وجهه
Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-nya”. (Hadits Hasan Riwayat an-Nasa’iy)

Ikhlas juga mempunyai peran penting dalam menentukan kualitas perbuatan seseorang, agaknya karena itulah sehingga Fudhail bin Iyadh dalam menafsirkan QS. al-Mulk: 2, siapakah yang tebaik amal perbuatannya??

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

Siapa yang paling ‘baik’ amalnya, ditafsirkan siapakah yang paling ‘ikhlas’ dan paling ‘benar’ amalnya. Jadi, dapat diambil kesimpulan jika sebuah amal perbuatan dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka amalnya tidak diterima, begitupun amal perbuatan yang dilakukan dengan benar tetapi tidak dengan hati yang ikhlas, juga tidak diterima. Karena itulah setiap amal perbuatan harus disertai dengan ikhlas, tak berlebihan jika dikatakan bahwa ikhlas adalah ruh-nya amal perbuatan seseorang.

Perbuatan yang disertai keikhlasan akan menciptakan suasana bathin menjadi senagn, perbuatan yang berat menjadi ringan, yang asalnya membosankan menjadi menjadi menggairahkan. Ciri perbuatan ikhlas menurut Imam Ali ra. yaitu tak surut karena dicela, dan tidak keranjingan ingin mendapat pujian.

Perbuatan ikhlas ibarat menampi beras bercampur kerikil dan bebatuan, beras ditampi agar bersih, setelah beras tersebut menjadi murni tanpa campuran dimasak akan lezat saat dikunyah, demikian juga keikhlasan, menyebabkan amal perbuatan menjadi menyenangkan, tidak memberatkan bagi pelakunya.

Hadirin sidang jumat rohimakumullah
Di akhir khutbah jumat ini, khotib mengajak kepada diri sendiri khusunya dan umumnya kepada hadirin sidang jumat yang berbahagia untuk senantiasa belajar ikhlas, meskipun sangat berat, kadang niat awal ikhlas namun ditengah perjalanan berubah, berbolak baliknya hati inilah Nabi mengajarkan do’a

اللهم إنى أعوذبك . ان أشرك بك وأنا أعلم وأستغفرك لما لا أعلم
Ya Allah aku memohon perlindungan kepada Mu dari perbuatan menyekutukan Mu sementara aku mengetahuinya, dan akupun memohon ampun dari perbuatan syirik yang tidak aku ketahui (HR. Ahmad)
====
Khutbah : di Masjid Puri Bintaro, 
Tanggal  : 8 Pebruari 2013

Judul Khutbah Terkait:

Semoga Manfaat, nantikan khutbah terbaru