Kita semua tentu sudah tahu betapa pentingnya keberadaan seorang pemimpin, jangankan bangsa yang sebesar bangsa kita ini, dalam aturan syara’ bahkan hanya beberapa orang saja dalam perjalanan hendaknya ada di antara mereka yang ditunjuk sebagai pimpinan. Ibn Taimiyah didalam al hisbah menyatakan bahwa pemimpin dibentuk tidak lain adalah menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, memerintahkan kebaikan dan menghapus kebathilan.

Menjadi pemimpin bukanlah hal mudah, karena yang dipimpin adalah manusia, sedangkan manusia mempunyai isi kepala yang berbeda beda, beda pola pikirnya, beda keinginannya dan beda pula tujuan hidup yang hendak capainya. Betapa berat amanat yang harus dipikul oleh seorang pemimpin terutama menegakkan keadilan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang dipimpinnya. Oleh karena itu dalam pentas sejarah seorang sahabat dan tabiin banyak yang enggan menerima jabatan, seandainya tidak karena panggilan kewajaiban didalam dirinya.

Pemimpin yang amanah menjadi jalan cepat menuju ampunan dan kemulyaan dari rabb-nya, bahkan keutamaannya tidak akan ditolak do’anya, ia akan mendapat naungan dari Allah di akhirat kelak. Namun sebaliknya pemimpin yang tidak amanah, tidak menjadikan landasan hukum sebagai patokan aktifitasnya, enggan berfikir mensejahterakan ummat yang dipimpinnya, maka keadaannya akan hina dina di hadapan Allah swt.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal: 27).

Bulan suci ramadhan menjadi bulan dambaan setiap kaum muslimin, pasalnya di dalamnya bertabur ampunan dan setiap pahala dilipatgandakan, terlebih bila bertepatan dengan hari Jum’at subhanallah, tidak bisa ku bayangkan betapa mulyanya bulan ramadhan yang bertepatan dengan hari jumat. Kita ketahui bersama bahwa hari jumat lebih mulya ketimbang hari raya Idul Fithri dan Idul Adha. Bulan Ramadhan disebut sebagai bulan ampunan, menurut Ibn Mundzir semua dosa diampuni bagi orang orang yang berupaya mencari ampunan-Nya baik dosa kecil maupun dosa besar, lain pula dengan Imam Nawawi yang berpendapat dosa besar hanya diampuni dengan melalui taubah nasuha

Sarana yang paling nampak adalah qiyamul lail yang kita namai dengan shalat tarawih berdasarkan hadits Nabi saw, “Barang siapa yang menunaikan qiyam Ramadhan (sebulan penuh) dengan keimanan (meyakini pahala yang dijanjikan Allah) dan mencari pahala dari Allah maka dosanya yang terdahulu akan diampuni.” ( HR al-Bukhari dan Muslim). Tarawih mejnadi ibadah rutin bagi orang mu’min yang taat, dalam kajian fiqh qiyamu ramadhan hukumnya sunnat muakkadah atau sunnat yang mendekati wajib.


Sidang jumat rahimakumullah...
Marilah kita meningkatkan kualitas ketaqwaan kita dengan cara menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya, diantara bentuk larangannya adalah berbuat kedhaliman antara sesama, orang yang berbuat dhalim kepada sesama menurut Imam Hanafi sangat ditakutkan ketika kelak jelang kematiannya terenggut keimanannya. Kedhaliman ini bisa bermacam-macam bentuknya.

Marilah kita berhati-hati jika sudah diberikan amanat berupa jabatan, karena apapun kebijakannya akan berpengaruh besar kepada orang banyak yang berada di bawah naungannya, akan pentingnya hal ini, marilah kita renungkan sabda Nabi saw:
سيأتى زمان علي امتي سلاطينهم كالاسد ووزراءهم كالذئب وقضئهم كالكلب وسائر الناس كالاغنام فكيف يعيش الغنام من الاسد والذئب والكلب ؟
Akan tiba satu waktu kepada umatku penguasanya seperti singa, para menterinya seperti serigala, dan hakim-hakimnya seperti anjing. Sementara itu umat kebanyakan bagaikan kambing. Bagaimana bisa kambing hidup diantara singa, serigala dan anjing? 

Ilmu Allah tak bertepi, seadanainya lautan dijadikan sebagai tintanya dan ranting pepohonan seluruh dunia dijadikan pena untuk menulis ilmu Allah tentu tidak akan mencukupinya, sungguh sebuah lautan ilmu Allah sangatlah luas, setiap manusia diharuskan untuk mencari ilmu, jika dibutuhkan untuk ibadah wajib, maka mencari ilmu hukumnya wajib,

Allah menjanjikan kemulyaan bagi orang yang berilmu (‘alim) bahkan Allah meninggikan derajatnya berlipat ganda, sampai tidurnya orang ‘alim lebih utama daripada ibadahnya orang jahil. Subhanallah.. Allah berfirman dalam kaitannya dengan ketinggian orang yang berilmu, Allah berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ.
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Mujadalah: 11).”
Begitu besar perhatian Allah terhadap ilmu pengetahuan sampai kata ilmu di dalam Al Quran terulang kurang lebih 854 kali, dan telah bertebaran di dalam kitab-kitab hadits tentang pentingnya ilmu pengetahuan tentunya ilmu manfaat, pujian Allah bagi orang yang berpengetahuan juga begitu tinggi, bahkan rangkaian ayat-ayat yang turun pertama kali juga memuji orang orang yang berilmu pengetahuan

Seberapa tinggi dan ilmu seseorang, tidak pantas untuk sombong, karena bagaikan setetes air di lautan ketika jika dibandingkan dengan ilmunya Allah yang diberikan kepada semua manusia. Allah berfirman
قُلْ لَوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَنْ تَنْفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا
Katakanlah: "Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).(QS. Al-Kahf:109)
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!