Ringkasan Khutbah Jumat tentang Potret kaya dan Miskin dalam agama Islam, Diduga bahwa kata miskin merupakan serapan dari bahasa arab, dalam al Quran disebutkan

أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ
..atau orang miskin yang sangat fakir” (QS al-Balad [90]: 16)

Hal ini berbeda denga kata faqir yang berarti, berasal dari bahasa arab pula yaitu al-faqru, berarti membutuhkan, kata ini banyak dijumpai dalam Qur’an salah satunya adalah:

فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
“…lalu dia berdoa, “Ya Rabbi, sesungguhnya aku sangat membutuhkan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku” (QS al-Qashash [28]:24).

Baik miskin maupun fakir dalam realitas sosial kita jumpai, sebagai solusi maka perhatian agama ketika berbagi dalam bentuk zakat keduanya adalah mustahiq yang harus didahulukan, hal ini membuktikan bahwa sistem sosial perekonomian islam tidak serupa dengan kapitasli, dimana kapitalis lebih mengedepankan yang punya modal sebagai ‘raja’ di tengah kehidupan sosial. Dalam berbagipun tidak harus seluruhnya tetapi diatur sedemikian rupa yang disebut dengan Nishab, hal ini juga membuka mata kita bahwa sistem sosial perekonomian di dalam islam tidak identik dengan sosialisme.

Kedua sanggahan itu diharapkan mampu menjadikan masyarakat yang adil dan tidak berlebihan, satu hal lagi yang lebih penting adalah kepedulian terhadap sesama muslim. Karena kaya dan miskin dimata Allah adalah sama, yang membedakannya adalah ketaqwaannya.

يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ.
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Namun akibat gaya hidup modern yang kian meningkat, terkadang makna miskin dan fakir yang distandarkan sebagai orang yang tidak mempunyai kekayaan dan tidak mempunyai pekerjaan untuk memenuhi kehidupannya saat ini mulai kabur, faktanya banyak yang mempunyai HP, Motor dan meterial lainnya yang sama dimiliki oleh orang orang kaya, bahkan terkadang style mereka melebihi orang kaya, sekali lagi ‘terkadang’

Diciptakannya kemiskinan dalam kehidupan ini tidak lain adalah sebagai ujian bagi orang yang kaya untuk bisa berbuat baik lebih banyak lagi, agar supaya kelak tidak memperberat pertanggungan jawab atas kekayaan yang dimilikinya, dalam hadits Rasulullah bersabda: “Ingatlah, bahwa hak mereka atas kalian adalah agar kalian berbuat baik kepada mereka dalam (memberikan) pakaian dan makanan” (HR Ibnu Majah).

Ujian bagi orang miskin adalah bersabar, sedangkan ujian bagi orang kaya adalah bersyukur dengan cara berderma kepada si miskin yang membutuhkan, namun tak semudah yang kita bayangkan untuk memperoleh titel dermawan, karena setan selalu menakut nakuti orang yang dermawan ditakuti dengan kemiskinan yang akan menimpa bagi sang dermawan, sebagaimana firman Allah Swt.

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ.
Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS al- Baqarah [2]:268).

Dengan demikian, keduanya mempunyai peluang yang sama dalam mencapai kedekatan kepada Allah. Modal penting bagi orang miskin adalah bersabar dengan giat bekerja dan tidak putus asa, sedangkan modal orang kaya adalah berderma dan menjauhi sifat arogan atau sombong

Demikianlah ringkasan khutbah ini, mungkin ada bisa menjadikan tema potret kaya dan miskin dalam agama Islam menjadi khutbah yang sangat menarik dengan cara menggabungkan fakta sosial secara general dan diperkuat dengan data numerik dari data kependudukan yang resmi, atau dibubuhi dengan cerita inspiratif terkati dengan sinergi orang kaya dan miskin dalam beragama
Wassalam...
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!